Sampul Arangan
Baca Sekarang Unduh PDF
Dilihat
7
Dibaca
5
Diunduh
10
Seni Rupa & Kerajinan

Arangan

Anyaman khas pada komunitas adat Dayak Meratus di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (antara religi, upacara, dan peralatan)

oleh Neni Puji Nur Rahmawati, Sisva Maryadi

Informasi Buku

Penulis
Neni Puji Nur Rahmawati, Sisva Maryadi
Penyunting
Izzudin Irsam Mujib, Asep Ruhimat
Penerbit
Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat
Kota terbit
Pontianak
Tahun terbit
2022
ISBN
9786237526520
Bahasa
Indonesia
Jumlah halaman
112 halaman
Ukuran file
PDF · 6.1 MB
Ditambahkan
01 Oktober 2026

Sinopsis / Deskripsi

Arangan adalah salah satu jenis anyaman tradisional pada masyarakat Dayak Meratus di Kalimantan Selatan. Kerajinan anyaman (arangan) pada komunitas Dayak Meratus ini ternyata mempunyai keanekaragaman. Bukan sekedar media kreativitas mereka semata, kerajinan berbahan bambu kecil (tirik, sebutan lokal masyarakat Meratus) ini juga merupakan aktualisasi dari kehidupan mereka sehari-hari, baik itu terkait hubungan dengan sesama masyarakat Dayak Meratus, alam sekitar, maupun religi. Hampir semua aktivitas kehidupan orang Dayak Meratus, baik itu bercocok tanam berburu (bagarit), maupun ritual keagamaan (aruh adat/babalian), sering digambarkan dalam motif arangan yang beragam. Ada berbagai bentuk dan jenis arangan, yakni bakul, tas, tikar, dan alat-alat keperluan dapur. Selain menjadi benda untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari, arangan juga digunakan sebagai kelengkapan ritual adat yang motifnya disesuaikan dengan kebutuhan atau kegiatan yang dilangsungkan. Ada motif khusus yang disakralkan tergambar pada sebuah tikar arangan (gabungan tujuh motif) yang hanya dipakai pada saat masyarakat Dayak Meratus melangsungkan ritual adat. Tidak semua lapisan masyarakat boleh membuatnya. Hanya wanita yang sudah tidak datang bulan lagi yang boleh menganyam merupakan syarat khusus untuk menganyam motif khusus ini. Pembuatan motif khusus untuk keperluan ritual adat (aruh adat) itu menggambarkan keinginan (permohonan) si pelaksana aruh adat. Selain mengandung nilai estetika, ternyata ada makna-makna yang tersirat dari berbagai motif arangan itu. Selain itu, pembuatan arangan ini ternyata juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.

Buku bertema seni rupa & kerajinan terbitan Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat, tersedia terbuka melalui Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Terbitan Kementerian Pendidikan — akses terbuka melalui Repositori Institusi Kemendikdasmen (tidak diperjualbelikan)

Sumber: https://repositori.kemendikdasmen.go.id/27864/

Buku Terkait

Seni Rupa & Kerajinan

Tenunan Nusantara

Sahriah M. Junus

73 Hal. Detail

Seni Rupa & Kerajinan

Pameran seni rupa ars tropika

Direktorat Jenderal Kebudayaan Galeri Nasional Indonesia

128 Hal. Detail

Seni Rupa & Kerajinan

Penampang karya seni rupa

Suwarno Wisetrotomo

134 Hal. Detail

Seni Rupa & Kerajinan

Batik tambal Anom

Dewi Nastiti Lestariningsih

30 Hal. Detail

Seni Rupa & Kerajinan

Kumpulan nominasi lomba penulisan esai seni rupa 2019

Susiyanti Susiyanti, Darmansyah Darmansyah

540 Hal. Detail

Seni Rupa & Kerajinan

Manifesto

Rizki A., dkk Zaelani

352 Hal. Detail