Sampul Bungai, Tambun, dan Ular Naga
Baca Sekarang Unduh PDF
Dilihat
9
Dibaca
7
Diunduh
11
Cerita Anak & Remaja

Bungai, Tambun, dan Ular Naga

oleh Mohammad Alimulhuda

Informasi Buku

Penulis
Mohammad Alimulhuda
Penerbit
Balai Bahasa Kalimantan Tengah, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
Kota terbit
Kalimantan Tengah
Tahun terbit
2017
Bahasa
Indonesia
Jenjang baca
Remaja (SMP)
Jumlah halaman
57 halaman
Ukuran file
PDF · 3.9 MB
Ditambahkan
01 Oktober 2026

Sinopsis / Deskripsi

Buku ini merupakan karya para penulis Kalimantan Tengah yang dibina oleh Balai Bahasa Kalimantan Tengah melalui kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Bahan Bacaan untuk Anak yang dilaksanakan pada Februari 2017. Dua puluh tujuh naskah terkumpui dari empat puluh peserta bimbingan tersebut, namun Balai Bahasa hanya memiliki kemampuan untuk menerbitkan enam di antaranya. Keenam buku ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memicu para penulis Kalimantan Tengah untuk aktif dan kreatif menulis. Hal ini perlu untuk terus digalakkan mengingat terbatasnya karya-karya yang menceritakan Kalimantan Tengah. Kalimantan Tengah yang kaya akan budaya mesti diberitakan dan diceritakan.

Buku bacaan cerita anak & remaja terbitan Balai Bahasa Kalimantan Tengah, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, tersedia terbuka melalui Repositori Institusi Kemendikdasmen untuk mendukung Gerakan Literasi Nasional.

Terbitan Badan Bahasa Kemendikdasmen — akses terbuka, untuk pendidikan (tidak diperjualbelikan)

Sumber: https://repositori.kemendikdasmen.go.id/7885/

Buku Terkait

Cerita Anak & Remaja

Petualangan Khalid dan Kahlil

Fatmawati Adnan

76 Hal. Detail

Cerita Anak & Remaja

Literasi kecakapan hidup

Intan Yanuarita, Wiranto Wiranto

61 Hal. Detail

Cerita Anak & Remaja

Ganongan cilik bumi Ponorogo

Norrattri Norrattri

74 Hal. Detail

Cerita Anak & Remaja

Buaya Laerisa Kayeli

Asrif Asrif, Luh Anik Mayani

58 Hal. Detail

Cerita Anak & Remaja

Cerita anak Indonesia

Nana Supriyana

62 Hal. Detail

Cerita Anak & Remaja

Akin dan ikan batak

Zenfitri R. Situmorang

52 Hal. Detail