Sampul Cerita rakyat dari Papua
Baca Sekarang Unduh PDF
Dilihat
9
Dibaca
8
Diunduh
6
Dongeng & Cerita Rakyat

Cerita rakyat dari Papua

Iri hati membawa sengsara

oleh H. Rr. Dwiantari H. Rr. Dwiantari

Informasi Buku

Penulis
H. Rr. Dwiantari H. Rr. Dwiantari
Penyunting
Kity Karensia, Dewi Mindosari, Giet Wijaya
Penerbit
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kota terbit
Jakarta
Tahun terbit
2017
ISBN
9786024370763
Bahasa
Indonesia
Jenjang baca
Remaja (SMP)
Jumlah halaman
67 halaman
Ukuran file
PDF · 20.6 MB
Ditambahkan
01 Oktober 2026

Sinopsis / Deskripsi

Kisah ini bercerita tentang konflik dua orang bersaudara yang membuat perhiasan adat berbentuk cenderawasih untuk persiapan sayembara di kampung Merhaje, daerah Jayapura (Indonesia bagian timur). Konflik itu mengakibatkan perpisahan seorang kakak dan seorang adik yang tadinya saling menyayangi. Selain itu, juga mengakibatkan perpecahan masyarakat kampung Merhaje. Tujuan cerita ini mendidik pembaca agar dapat mencerna mana yang patut ditiru dan mana yang tidak patut ditiru. Melalui cerita ini pengarang berpesan bahwa antarmanusia harus saling menyayangi dan saling percaya. Janganlah dalam karena akan mengakibatkan perpecahan keluarga.

Buku bacaan dongeng & cerita rakyat terbitan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, tersedia terbuka melalui Repositori Institusi Kemendikdasmen untuk mendukung Gerakan Literasi Nasional.

Terbitan Badan Bahasa Kemendikdasmen — akses terbuka, untuk pendidikan (tidak diperjualbelikan)

Sumber: https://repositori.kemendikdasmen.go.id/5547/

Buku Terkait

Dongeng & Cerita Rakyat

Sai Ngugha si pemberani

Meutia Diah Harum

60 Hal. Detail

Dongeng & Cerita Rakyat

Teladan Si Buu-Buu

Zakiyah M. Husbah, Ovi Soviaty Rivay

63 Hal. Detail

Dongeng & Cerita Rakyat

Kesik

Suparman Tampuyak

87 Hal. Detail

Dongeng & Cerita Rakyat

Cerita Si Umbut Muda

Tulis Sutan Sati (penerjemah)

153 Hal. Detail

Dongeng & Cerita Rakyat

Gong robek yang bertuah

Zaenal Hakim

62 Hal. Detail

Dongeng & Cerita Rakyat

Sarudin Pemikat Burung Perkutut

Fairul Zabadi

70 Hal. Detail