Seni Rupa & Kerajinan
Koleksi kain tenun tradisional suku rejang museum negeri propinsi Bengkulu
oleh Kinata Barus
Informasi Buku
- Penulis
- Kinata Barus
- Penerbit
- Museum Negeri Propinsi Bengkulu, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Kota terbit
- Bengkulu
- Tahun terbit
- 1991
- Bahasa
- Indonesia
- Jumlah halaman
- 47 halaman
- Ukuran file
- PDF · 8 MB
- Ditambahkan
- 01 Oktober 2026
Sinopsis / Deskripsi
Kain tenun Rejang tradisional Rejang Lebong merupakan warisan budaya daerah yang menunjang kebudayaan Nasional untuk memperkokoh Ketahanan Nasional. Untuk mereproduksi kain tenun seperti halnya zaman dahulu sangat sulit karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada zaman prasejarah dan zaman sejarah yang ditandai dengan pengaruh kebudayaan Hindu, Budha dan Islam merupakan masa-masa gemilang bagi pertenunan Rejang Lebong. Pada masa penjajahan Inggris dan Belanda perkembangan tekstil di Eropa, dan masyarakat dipaksa untuk menanam kopi, lada, dan cengkeh untuk kepentingan kolonial tersebut maka kegiatan bertenun makin lama makin terlupakan oleh masyarakat. Pada masa penjajahan Jepang, demi kepentingan perangnya seluruh potensi masyarakat dikerahkan sehingga pertenunan sudah dilupakan. Pada saat itu kebutuhan sandang dibuat dari kulit kayu. Pada Saat setelah perang kemerdekaan perhatian pemerintah adalah menstabilkan negara dan juga untuk kebutuhan sandang diarahkan kepada perindustrian tekstil modern. Kebudayaan daerah adalah merupakan penunjang kebudayaan Nasional maka pada saat sekarang perlu digalakkan kembali.
Buku bertema seni rupa & kerajinan terbitan Museum Negeri Propinsi Bengkulu, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, tersedia terbuka melalui Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Buku bertema seni rupa & kerajinan terbitan Museum Negeri Propinsi Bengkulu, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, tersedia terbuka melalui Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Terbitan Kementerian Pendidikan — akses terbuka melalui Repositori Institusi Kemendikdasmen (tidak diperjualbelikan)