Dongeng & Cerita Rakyat
Langkuse dan putri rambut putih
Cerita rakyat dari Sumatera Selatan
oleh Budi Agung Sudarmanto
Informasi Buku
- Penulis
- Budi Agung Sudarmanto
- Penyunting
- Triwulandari Triwulandari
- Penerbit
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
- Kota terbit
- Jakarta
- Tahun terbit
- 2016
- ISBN
- 9786024371104
- Bahasa
- Indonesia
- Jenjang baca
- Remaja (SMP)
- Jumlah halaman
- 65 halaman
- Ukuran file
- PDF · 2.3 MB
- Ditambahkan
- 01 Oktober 2026
Sinopsis / Deskripsi
Salah satu cerita rakyat yang berkembang di Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan adalah Langkuse dan Putri Rambut Putih. Keduanya adalah sepasang kakak-beradik yang saling menyayangi. Mereka sudah ditinggal wafat oleh kedua orang-tuanya. Sebagai yatim piatu mengharuskan Langkuse bertanggung jawab atas adiknya. Dia mengasuh adiknya tersebut dengan baik. Di bawah asuhan kakaknya, Putri Rambut Putih tumbuh menjadi gadis yang dewasa, mandiri, dan cantik. Langkuse adalah seorang pemuda yang gagah perkasa, sakti, lagi baik hati. Putri Rambut Putih juga adalah gadis yang murah senyum, periang, dan supel. Akan tetapi, mereka berdua tidak suka ada kesewenang-wenangan atau pemaksaan terjadi pada diri mereka atau menimpa orang-orang disekitarnya. Langkuse, dengan kesaktiannya, akan mengenyahkan orang-orang tersebut. Putri Rambut Putih malah bisa membuat rambut orang-orang yang jahat padanya berubah jadi putih apabila diludahi olehnya. Karena itulah dia disebut dengan Putri Rambut Putih, Kecantikan Putri Rambut Putih membuat banyak bujang yang tertarik dan jatuh cinta, tidak terkecuali seorang sunan dari Palembang. Sayangnya, Putri Rambut Putih tidak tertarik kepada Sunan tersebut.
Buku bacaan dongeng & cerita rakyat terbitan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, tersedia terbuka melalui Repositori Institusi Kemendikdasmen untuk mendukung Gerakan Literasi Nasional.
Buku bacaan dongeng & cerita rakyat terbitan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, tersedia terbuka melalui Repositori Institusi Kemendikdasmen untuk mendukung Gerakan Literasi Nasional.
Terbitan Badan Bahasa Kemendikdasmen — akses terbuka, untuk pendidikan (tidak diperjualbelikan)